BAB merupakan salah satu alat yang dapat

BAB I

PENDAHULUAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

1.1   
Latar
Belakang

Pendidikan merupakan salah satu alat
yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir manusia. Setiap
negara memiliki standar pendidikan yang berbeda-beda, sehingga setiap negara
memiliki standar kurikulum yang berbeda pula. Hal ini tentu membuat pemerintah Indonesia melakukan beberapa
perubahan pada kurikulum pendidikan agar dapat memenuhi standar yang telah
ditentukan.

Perubahan kurikulum yang dilakukan
pemerintah yang dilakukan pemerintah mulai dari kurikulum 1947 yang bernama
rencana pembelajaran hingga saat ini yang bernama kurikulum 2013. Kurikulum
2013 diharapkan mampu mengintergrasikan. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di
dalam pembelajaran yang dijelaskan dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun
2017, mengintegrasikan keterampilan abad 21 atau diistilahkan dengan 4C (Creative, Critical Thinking, Communicative,
dan Collaborative) yang dijelaskan
dalam Permendikbud Nomor 21 Tahun 2015, serta mengintegrasikan HOTS (Higher Order Thinking Skill) yang
dijelaskan dalam Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013.

Kurikulum 2013, seorang guru dituntut
untuk melakukan pembelajaran yang inovatif. Untuk melakukan pembelajaran secara
inovatif tentunya diperlukan
daya dukung dari seluruh aspek. Hal ini tertulis dalam Permendikbud No.22 tahun
2016 yang menyatakan bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara
interaktif, inspiratif, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi secara
aktif, memberikan ruang bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian seuai
bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik
(Permendikbud No 22 tahun 2016).

Berdasarkan kenyataan yang ada di lapangan menunjukkan bahwa
pada proses pembelajaran di SMK Negeri 3 Malang masih menggunakan Buku Sekolah Elektronik sebagai bahan
ajar. Buku Sekolah Elektronik dinilai kurang efektif apabila digunakan
dalam proses pembelajaran hal ini didukung dengan pernyataan dari Zaenal dkk dalam penelitiannya yang
menyatakan bahwa materi muatan dalam

Buku Sekolah Elektronik kurang mencapai target sekolah
karena belum adanya peraturan yang membagi kewenangan, peran, dan tugas untuk
masing-masing lembaga pendidikan (Zaenal dkk, 2011). Hal ini juga didukung
dengan hasil observasi pada siswa yang menyatakan bahwa mereka mengalami
kesulitan dalam memahami materi karena konten dalam buku tersebut bersifat
monoton yaitu hanya berupa gambar dan teks, serta dalam materi yang disampaikan
masih kurang mendetail. Hal ini sesuai dengan teori Edgar Dale tentang kerucut
pengalaman dimana siswa hanya mengingat 10% dari apa yang dibaca, 20% dari apa
yang didengar, dan 30% dari melihat gambar atau video (Rizal, 2013).

Dalam penyampaian materi guru menggunakan media pembelajaran berupa powerpoint dengan materi yang diperoleh
dari Buku Sekolah Elektronik. Dalam pembelajaran guru masih menggunakan metode
belajar konvensional dengan model pembelajaran Discovery Learning menggunakan metode ceramah sehingga siswa
cenderung menjadi pasif karena pembelajran hanya terjadi satu arah. Hal ini menyebabkan siswa
cenderung kesulitan dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan kognitif
yang mereka miliki.

Bahan ajar merupakan segala bahan (baik informasi, alat, maupun teks) yang disusun secara sistematis, yang
menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang dikuasai siswa dan digunakan dalam
proses pembelajaran dengan tujuan perencanaan dan penelaahan implementasi
pembelajaran (Prastowo, 2014). Bahan ajar yang disusun harus sesuai
kurikulum yang berlaku dengan mempertimbangkan karateristik siswa sehingga
dapat mempermudah guru dalam proses pembelajaran. Bahan ajar digunakan sebagai
alternatif bagi siswa untuk belajar secara mandiri dan mengurangi
ketergantungan terhadap guru.
Pemilihan bahan ajar harus sesuai dengan mata pelajaran yang berkembang sesuai
kurikulum.

Rancang Bangun Jaringan  merupakan
salah satu mata pelajaran kurikulum 2013 yang diajarkan pada SMK kelas XI
jurusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan) program keahlian Teknik Komputer dan
Jaringan. Seiring dengan perkembangan teknologi, sangat penting jika siswa
dapat menguasai mata pelajaran ini, karena dalam dunia industri mereka dituntut
untuk memahami bagaimana sebuah jaringan komputer dapat digunakan dan
memberikan manfaat.

Berdasarkan hasil observasi pada mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan yang 
dilakukan di SMK Negeri 3 Malang pada guru tanggal 22 November 2017
diketahui bahwa pembelajaran yang berlangsung masih terfokus pada guru dan
siswa hanya sebagai objek belajar sehingga siswa masih mengalami
kesulitan dalam memahami materi yang berpengaruh pada hasil belajar. Hal ini didukung dengan pernyataan siswa
bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran yang
disampaikan oleh guru, karena guru hanya menggunakan Buku Sekolah Elektronik
sebagai bahan ajar. Hal ini berbanding terbalik dengan jumlah siswa yang
memiliki laptop masih tergolong sedikit yaitu sebesar 40% yang digunakan untuk
memahami materi pembelajaran. Akan tetapi sebanyak 96.5% siswa memiliki smartphone dengan sistem operasi minimal
Jelly Bean yang dapat digunakan
sebagai media pembelajaran. Smartphone dapat menjadi alternatif media
pembelajaran bagi siswa dalam melakukan pembelajaran khususnya dalam
mempelajari materi Rancang Bangun Jaringan 
yang disampaikan oleh guru.

Dari permasalahan tersebut maka diperlukan bahan ajar yang dapat mendukung
kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa. Dalam Kurikulum 2013
diperlukan bahan ajar yang dapat membuat siswa mandiri dalam melakukan kegiatan
pembelajaran, sehingga bahan ajar berbasis
mobile dapat menjadi salah satu alternatif 
bahan ajar pada mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan. Bahan
ajar berbasis mobile dirancang
sebagai pengembangan dari bahan ajar yang pernah ada yaitu modul Rancang Bangun
Jaringan berbasis EPUB yang digunakan di SMK Negeri 2 Malang. Modul Rancang
Bangun Jaringan berbasis EPUB memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut: (1)
Perlunya penambahan interaksi lain sehingga dapat memperluas pengetahuan siswa
dan menarik siswa untuk belajar; (2) Penambahan fitur update materi agar lebih mempermudah guru dalam mengupload materi.
Dari kekurangan tersebut maka, dirancang bahan ajar berbasis mobile untuk mengatasi kekurangan
tersebut.

Dalam pengembangannya, bahan ajar ini disesuaikan dengan model pembelajaran kurikulum 2013,
yaitu model pembelajaran yang dapat menunjang pemahaman siswa terdapat
materi. Contextual Teaching and Learning (CTL)
merupakan pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara
penuh untuk dapat menemukan konsep materi yang dipelajari dan menghubungkan
dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat menerapkan
dalam kehidupan sehari-hari (Sanjaya, 2012). Tujuan utama dari Contextual Teaching and Learning (CTL)
adalah membantu siswa untuk mengaitkan makna pada pelajaran akademik siswa.
Ketika siswa menemukan makna dalam pelajaran siswa akan mengingat apa yang
dipelajari (Rosalin, 2008).

Dalam pembelajaran guru SMK Negeri 3 Malang menggunakan model
pembelajaran Discovery Learning
dengan model ceramah siswa masih kesulitan dalam memahami
materi, sehingga diperlukan model pembelajaran yang dapat menunjang pemahaman
siswa terhadap materi. Dengan
menerapkan model pembelajaran Contextual
Teaching and Learning (CTL) diharapkan dapat mendorong siswa untuk menemukan hubungan materi
yang telah diajarkan berdasarkan pengalaman dengan kehidupan sehari-hari dengan
mengungkapkan pendapatnya selama proses pembelajaran.

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, maka
peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengembangan
Bahan Ajar Rancang Bangun Jaringan Bermuatan Contextual
Learning Berbasis Mobile Pada Siswa SMK Kelas XI
Semester I Paket Keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan”.

 

1.2   
Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang diatas, penelitian dan pengembangan ini
bertujuan untuk:

1.       
Merencanakan
pengembangan dan kelayakan bahan ajar digital bermuatan Contextual Learning yang berjalan pada mobile untuk siswa kelas XI Semester I Program Keahlian Teknik
Komputer dan Jaringan di Tingkat SMK.

2.       
Mengembangkan
bahan ajar Rancang Bangun Jaringan. Bahan ajar dibuat sesuai dengan standar
kompetensi pada kurikulum 2013 dan dapat dijadikan sebagai pegangan peserta
didik saat proses pembelajaran praktikum baik secara mandiri maupun kelompok
siswa kelas XI Semester I Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di
Tingkat SMK.

3.       
Menguji
kelayakan bahan ajar Rancang Bangun Jaringan bermuatan Contextual Learning untuk siswa kelas XI Semester I Program
Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di Tingkat SMK.

1.3   
Ruang Lingkup dan Keterbatasan Penelitian

Pengembangan bahan ajar Rancang Bangun Jaringan ini memiliki beberapa ruang
lingkup dan keterbatasan penelitian antara lain:

1.       
Subjek penelitian dalam penelitian ini dilakukan
terbatas pada siswa kelas XI
Semester I program Keahlian Teknik
Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 3 Malang.

2.       
Materi yang digunakan untuk penelitian ini
merupakan mata pelajaran Rancang
Bangun Jaringan menggunakan kompetensi dasar kurikulum 2013.

3.       
Penelitian ini mengembangkan sebuah bahan ajar
berbasis mobile yang bermuatan Contextual
Learning.

 

1.4   
Spesifikasi Produk

Pengembangan bahan ajar Rancang Bangun Jaringan sebagai bahan ajar
pada mata pelajaran memiliki ciri khusus, yaitu:

1.       
Produk yang dikembangkan adalah learning application  berupa mobile
learning berbasis android dengan kompetensi yang dicapai oleh siswa adalah
Kompetensi Dasar pada mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan kelas XI semester
1, dengan konten bahan ajar meliputi:

a.        
Pretest
berisi soal latihan untuk mengetahui kemampuan awal siswa

b.       
Kompetensi dasar dan indikator

c.        
Materi mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan
yang telah disesuaikan dengan indikator kompetensi yang disusun sesuai dengan
sintaks Contextual Teaching and Learning (CTL)

d.       
Tugas, pada menu ini guru dapat mengunggah tugas
yang harus diselesaikan siswa dalam waktu tertentu, sedangkan unduh berisi
tugas yang telah di unggah gur

e.        
Latihan berisi soal-soal yang dapat digunakan
siswa untuk berlatih

f.        
Pengembangan berisi biodata diri pengembang dan
referensi materi bahan ajar Rancang Bangun Jaringan

g.       
Bahan ajar berjalan perangkat mobile dengan
spesifikasi minimal, sebagai berikut:

–       Sistem
operasi                  : Android Jelly Bean

–       Proccessor                        : ARM v7

–       RAM                                : 512 MB

2.       
Produk pengembangan bahan ajar berbasis mobile dapat digunakan secara online dan offline. Penggunaan secara online
apabila siswa akan melihat video pembelajaran, mengunduh, dan mengunggah tugas
yang diberikan oleh guru. Sedangkan penggunaan secara offline dilakukan untuk mengakses menu selain menu melihat video
dan mengungggah tugas.

3.       
Produk ini digunakan untuk menunjang proses
pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Leaning (CTL)

 

1.5   
Manfaat Produk

Penelitian ini diharapkan mempunyai beberapa kegunaan,
antara lain:

1.    Bagi
Peneliti, bahan ajar Rancang Bangun
Jaringan ini berguna bagi peneliti untuk memperoleh pengetahuan dan
wawasan yang lebih luas dari hasil penelitian dan pengembangan sebuah bahan
ajar.

2.    Bagi
Sekolah Mengah Kejuruan (SMK), bahan ajar Rancang Bangun Jaringan dapat menjadi alternatif dan referensi bagi
SMK dalam menunjang proses pembelajaran pada mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan.

3.    Bagi
Pendidik, bahan ajar Rancang Bangun
Jaringan dapat membantu pendidik dalam proses pembelajaran serta sebagai
suplemen penunjang ketercapaian tujuan pembelajaran.

4.    Bagi
Peserta Didik, bahan ajar Rancang
Bangun Jaringan dapat digunakan sebagai pegangan selama pembelajaran Rancang Bangun Jaringan baik
pembelajaran mandiri maupun secara kelompok.

5.    Bagi
Universitas, bahan ajar ini dapat memberikan referensi kepada mahasiswa
Universitas Negeri Malang untuk melakukan penelitian dalam bidang pendidikan
khususnya pengembangan bahan ajar bagi dunia pendidikan.

 

1.6   
Asumsi Penelitian

Asumsi yang digunakan peneliti pada
bahan ajar Rancang Bangun Jaringan bermuatan
Contextual Teaching and Learning berbasis
mobile pada mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan bagi siswa
kelas XI semester I paket
Keahlian Teknik Komputer dan Jarigan adalah:

1.       
Pada proses pembelajaran SMK Negeri 3 Malang hanya menggunakan Buku Sekolah
Elektronik (BSE) sebagai sumber belajar.

2.       
Siswa kelas X program Keahlian Teknik Komputer
dan Jaringan telah memiliki smartphone dengan
sistem operasi android versi Jelly Bean yang
dapat digunakan untuk membuka bahan ajar.

3.       
Siswa memahami teori dan pengetahuan awal
tentang materi Rancang Bangun
Jaringan.

4.       
Bahan ajar ini dikategorikan sebagai salah satu
alternatif yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam memahami materi yang
dibutuhkan secara mandiri.

Pada
pengembangan bahan ajar Rancang
Bangun Jaringan bermuatan Contextual
Learning untuk siswa kelas XI Semester I Program Keahlian Teknik Komputer
dan Jaringan, peneliti hanya membatasi pada:

1.       
Pengembangan bahan ajar Rancang Bangun Jaringan ini dikhususkan
pada siswa kelas XI Semester
I program Keahlian Teknik Komputer
dan Jaringan di SMK Negeri 3 Malang.

2.       
Bahan ajar Rancang Bangun Jaringan berbasis mobile
dapat diakses secara online maupun offline melalui smartphone versi Jelly Bean milik siswa.

 

1.7   
Definisi Operasional

Istilah-istilah yang didefinisikan
secara operasional dalam bahan ajar ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

1.       
Contextual
Teaching and Learning (CTL) merupakan pembelajaran yang menekankan kepada
proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan konsep materi yang
dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi dikehidupan nyata sehingga dapat
mendorong siswa untuk menerapkan dikehidupan sehari-hari.

2.       
Bahan ajar Rancang Bangun Jaringan berbasis Mobile merupakan bahan ajar yang berisi
penjabaran materi pembelajaran yang disertai video dan gambar dengan menyajikan
latihan dan tugas praktikum.

x

Hi!
I'm Johnny!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out